BIONIC's posts with tag: mersi expo

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag mersi expo
          Sinar matahari pagi sudah mulai mencoba masuk melalui celah-celah rimbunnya pepohonan menghangatkan tanah-tanah basah oleh embun di Taman Wisata Tlogo Putri TN Gunung Merapi. Sama sibuknya dengan burung Kacamata  Zosterops palpebrosus mencari ulat-ulat kecil di tajuk acasia, panitia juga sedari tadi berjalan mondar-mandir mempersiapkan stand-stand dan acara pembukaan Mersi Expo. Yup tepat, hari ini tanggal 27 April 2008 adalah hari pertama dari serangkaian kegiatan Mersi Expo yang dilaksanakan sebulan penuh ditiap minggunya.

Hari pertama cukup menegangkan, tapi berjalan cukup sukses. Dibuka dengan sambutan dari Koordinator Acara, Harun Subekti (calon) S.Si dan salah satu KABID di TNGM Ibu Ir. Junita Pardjianti M.T. Kami semua berharap dan berdoa semoga tujuan dari kegiatan ini dapat tercapai dan lancaar…. Acara yang bertema “Merapiku hijau, Merapiku berkicau” ini secara simbolik diresmikan dengan penyerahan monokuler dari pihak TNGM kepada panitia. (thanks ya Naring, Gelatik Foundation, atas pinjamannya)

Setelah acara pembukaan selesai, ‘pasukan’ segera menempati pos masing-masing dan mulai melanjutkan persiapan kebutuhan stand. Disalah satu bagian taman, Nampak arifin dan cahyadi  sedang memasang anyaman bamboo dengan tali di pohon untuk memajang menu-menu game yang ada, juga via dan ipe yang menempelkan 2 buah puzzle burung di papan kayu, sedangkan beberapa orang termasuk aku dan febby sibuk meniup balon yang sedari tadi meletus karena terlalu kuat niup. Di tempat-tempal lain juga, busy.

Semua kegiatan yang akan diselenggarakan mengacu pada peningkatan awareness terhadap burung dan habitatnya, hutan. Mulai dari memperkenalkan burung-burung apa saja yang ada di kawasan wisata Tlogo Putri beserta keanekaragamannya melalui kegiatan pengamatan burung, bermain dan kegiatan kretaivitas anak yang berkaitan dengan burung serta member informasi secara langsung kepada pengunjung dengan membagikan booklet. Semuanya dilakukan dengan kegiatan yang menyenangkan supaya pengunjung tetap bisa merasakan suasana rekreasi disana. Bagi TNGM, kegiatan ini juga sebagai sosialisasi dan mengoptimalkan potensi kawasan Tlogo Putri dalam fungsinya sebagai kawasan wisata, pendidikan, ilmu pengetahuan, pendukung budaya dan rekreasi.

CERITA DARI STAND

*      INFORMATION

Stand ini dibagi dua lokasi, yang pertama letaknya paling jauh dari loket taman wisata, berada di areal air terjun Tlogo Putri dan yang kedua dipusat kegiatan depan bangunan TNGM. Lokasi air terjun merupakan tempat yang potensial untuk kampanye karena hamper seluruh penggunjung taman wisata yang berjumlah ratusan menuju kesana. Ada suka dukanya di stand ini, Dewi dan Angguk yang bertugas distand ini harus tebal muka dan sabar dalam menghadapi dan mencari TO (target operasi). Ada pengunjung mengira panitia sebagai sales produk tertentu, jadi ketika didekati malah ‘mlengos’ sambil ‘mecucu’ (bimoli, bibir maju lima senti). Tapi begitu dijelaskan dan diberi tahu bahwa kegiatan ini GRATIS banyak yang antusias dan segera menuju stand-stand selanjutnya. Di stand ini juga digunakan sebagai tempat untuk menukarkan kupon-kupon dengan merchandise menarik yaitu Mug-Pin-Sticker.

Stand informasi yang berada di dekat Bangunan TNGM, digunakan sebagai ruang pameran, diskusi dan pemutaran film. Yang di pamerkan disana adalah beberapa buku, poster, majalah dinding, booklet, dan masih banyak yang lain. Sedangkan diskusi diisi dengan perbincangan pengelolaan TNGM dan konservasi burung dari pihak panitia (Iwan) dan TNGM. Film-film yang diputar hampir seluruhnya adalah tentang penyelamatan burung di Yogyakarta.

*      CREATIVE CORNER

Wah kalo yang seneng kegiatan kreatifitas seperti menggunting, menempel, mewarnai dengan crayon, pastel, kain flannel dan beberapa pernik-pernik lain, disinilah tempatnya. Kebanyakan pengunjungnya adalah anak-anak beserta keluarga mereka. Semua yang telah mereka buat dapat dibawa pulang dan tentu saja mereka mendapatkan merchandise. Disini Ulil, Fifi dan beberapa panitia menemani sambil bercerita pada anak-anak tentang konservasi dan arti penting burung bagi hutan. Pokoknya all about birds and birds…

*      BIRDWACHING AREA

Om imam dan Jarod membawa peralatan masing-masing sambil terus mengawasi burung-burung di tajuk pohon. Monokuler di usung kesana kemari oleh Jarod sambil menerangkan pada pengunjung burung-burung apa yang sedang kasak-kisuk di atas sana. Di tempat lain Om Imam membawa binokuler dan buku tebal berisi gambar burung-burung untuk identifikasi sambil terus berinteraksi dengan pasangan muda-mudi. Stand ini belum begitu diminati karena orang-orang masih menganggap kegiatan pengamatan burung itu aneh. Makanya ini juga sebagai sosialisasi juga.

*      GAMEZONE

Saya sendiri mendapat jatah sebagai PJ stand Game bersama fia. Dalam stand masih juga dibantu banyak pasukan yaitu Ime, Ipe, Feby, Pakdhe Aan, dan Ipin. Semua pada mutusin saraf malu mereka dan nge-blend sama anak-anak yang dengan sukacita berrpartisipasi. Dalam game Elang Gelut, diajarkan bahwa tiap makhluk hidup harus berjuang memperebutkan makanan untuk kelangsungan hidupnya, dalam hal ini burung elang. Memang menguras tenaga, tapi menyenangkan sekali jika dimainkan oleh banyak orang dalam beberapa kelompok. Untuk anak-anak yang lebih kecil (balita) bisa diajak untuk bermain puzzle dengan gambar burung-burung yang ada di kawasan itu. Berbeda dengan permainan Lumpat manuk yang mengasah kekompakan dan kemampuan untuk identifikasi burung. Permainan ini cocok dimainkan untuk orang-orang yang lebih dewasa. Disamping itu ada juga Permainan Bom Detektor dan Driji Siji  yang dapat dimainkan oleh segala umur.

Peserta kegiatan semua berasal dari wisatawan dan beberapa dari keluarga pegawai TNGM. Antusiasme yang tinggi ditampakkan dari anak-anak. Hampir semua dari mereka mengikuti seluruh permainan mulai dari Gamezone sampai Creative Corner. Para orang tua yang menemani buah hati mereka bermain diberi angket isian tentang diadakannya Mersi Expo ini dan sejauh mana kesadalan mereka tentang lingkungan. Meski lelah dan kelaparan (tertentu aja) kami tetap senang karena bisa berinteraksi dengan pengunjung dan berbagi mimpi untuk ikut menyelamatkan burung-burung di alam. Cahyadi dan Aji-Gonk yang dari tadi kesana kemari jeprat jepret menagnbil foto juga nampak masih sumringah. Memang dalam penyelenggaraan pertama ini masih banyak kekurangan, tapi itu yang membuat kami optimis dengan kegiatan minggu depan. Lewat rapat evaluasi kecil yang dilaksanakan setelah kegiatan, kami jadi bisa saling member input demi suksesnya acara mendatang. Masih ada 3 kali kegiatan lagi, kita harus optimis!

 

 

Nb. Dapatkan cerita Mersi (versi lain) selanjutnya…..So stay tune babe…

 


Photo AlbumMersi Expo 1st Week (14 photos)May 5, '08 2:49 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Pelaksanaan Mersi Expo Minggu Pertama tanggal 27 April 2008

Blog EntryMERSI EXPOMay 2, '08 6:29 AM
for everyone
Pers Release

MerSi (Mersani Peksi) Expo

Tlogo Putri, Kaliurang, Taman Nasional Gunung Merapi

27 April, 04, 11 & 18 Mei 2008

 

Pendahuluan       

Pengamatan burung atau bird watching merupakan salah satu kegiatan yang mengandung nilai hobi, olahraga, rekreasi, ilmiah, edukasi dan konservasi. Kegiatan ini dapat dilakukan di manapun, mulai dari pekarangan rumah, perkotaan, pantai, hingga hutan pegunungan.

Kegiatan ini pada dasarnya bertujuan untuk melihat burung di alam dengan aneka bentuk, rupa, warna dan perilakunya yang menarik. Dari sekadar melihat, kita kemudian dapat mengenal akan arti penting keberadaannya. Lebih jauh, dari kegiatan ini akan tumbuh kesadaran dan kepedulian akan kelestarian lingkungan, sebagai upaya nyata dalam konservasi sumberdaya alam hayati dan ekosistemnya.

Dari berbagai tempat yang ada di Jogja, salah satu lokasi di mana kita dapat mengamati burung yang hidup secara liar di habitat alaminya adalah di Taman Wisata Tlogo Putri, Kaliurang yang termasuk dalam kawasan Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM). Di kawasan ini terdapat beraneka macam burung, termasuk Burung Nasional Indonesia elang jawa (Spizaetus bartelsi) yang endemik.

Meski demikian, di area yang telah cukup dikenal dan ramai dikunjungi oleh wisatawan ini keberadaan burung-burung sebagai potensi alam yang harus dilestarikan tersebut belum banyak diperhatikan. Sebagian besar wisatawan yang berkunjung baru sebatas datang untuk menikmati pemandangan alam dan udara sejuk khas pegunungan yang ada.


MerSi (Mersani Peksi) Expo

 Berdasarkan hal di atas, kelompok studi burung BIONIC bermaksud menyelenggarakan kegiatan bertajuk “MerSi Expo”. “MerSi” sendiri sebenarnya adalah nama kegiatan pengamatan burung yang rutin diadakan oleh BIONIC, merupakan akronim dari kata dalam bahasa Jawa, yakni mersani peksi yang berarti mengamati burung. Kegiatan “MerSi” ini telah berlangsung selama 3 tahun, namun baru pada tahun 2008 ini diselenggarakan sebagai ajang pameran atau ekspo guna menyentuh kalangan yang lebih luas.

Penyelenggaraan “MerSi Expo” yang bertajuk “Merapiku hijau, Merapiku berkicau” ini memiliki beberapa tujuan, yakni:

1.    Memperkenalkan keanekaragaman burung kawasan wisata Tlogo Putri melalui serangkaian kegiatan yang menyenangkan.

2.    Menumbuhkan kesadaran dan kepedulian masyarakat akan kelestarian lingkungan.

3.    Mengoptimalkan potensi kawasan Tlogo Putri dalam fungsinya sebagai kawasan wisata, pendidikan, ilmu pengetahuan, pendukung budaya dan rekreasi.

 Kegiatan ini akan dikemas dengan memadukan antara nilai rekreasi, edukasi dan informasi yang menjadi unsur dalam kegiatan pengamatan burung. Secara teknis akan diwujudkan dengan mendirikan berbagai stand di seputaran taman bermain, berupa stand informasi, stand permainan, stand kreativitas dan stand pengamatan burung dengan sasaran setiap pengunjung yang datang ke taman wisata Tlogo Putri, meliputi anak-anak, remaja, dewasa hingga orang tua. Mereka akan diajak untuk ikut & terlibat dalam setiap stand yang ada. Pelaksanaan “MerSi Expo” akan berlangsung pada setiap hari Minggu, selama 4 kali berturut-turut, yakni pada 27 April, 04, 11 dan 18 Mei 2008.

Pamflet :



EventMersi ExpoApr 27, '08 6:32 AM
for everyone
Start:     Apr 27, '08 09:00a
End:     May 18, '08
Location:     Taman Wisata Telogo Putri Kaliurang (Taman Nasional Gunung Merapi)
Kegiatan Pengamatan burung ala Bionic yaitu MErsi (Mersani Peksi) yang diadakan selama 1 bulan nonstop tiap hari minggu mulai tanggal 27 April 2008 sampai dengan 18 Mei 2008. Tujuannya selain untuk mensosialisasikan kegiatan pengamatan burung di TNGM kami juga ingin meningkatkan awareness terhadap lingkungan (habitat burung). Tampatnya di Taman Wisata Telogo Putri Kaliurang (Taman Nasional Gunung Merapi). Pokoknya seru, ada Stand Pengamatan burung, Stand Games, Stand Creativity dan lain-lain. Contact Person : Helmy 081328701647

Photo AlbumA C T I V I T Y (8 photos)Feb 28, '08 2:34 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Kegiatan bionic dari waktu ke waktu.....Hampir semuanya kegiatan Birdwatching di alam tapi banyak juga yang narsis. Menjaga kelestarian bumi gak ada salahnya kan sambil bersenang-senang....

© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help